Besaran dan Satuan Beserta Contoh dan Pembahasannya Lengkap

gammafisblog.blogspot.com - kali ini saya akan berbagi kepada sahabat gamma tentang materi Fisika SMA/MA kelas X yaitu besaran dan stuan. ini adalah salah stu materi awal atau materi perkenalan fisika saat teman teman masuk ke sekolah SMA/MA.


Besaran dan satuan merupakan materi yang sangat mudah untuk dipelajari. Benaran teman-teman, disini saya akan berbagi bagaimana caranya agar kita bisa memahami materi besaran dan turunan ini dengan mudah.

Pertama teman teman harus janji untuk menghilangkan rasa bahwa fisika itu sulit dalam pikiran teman teman. Ingat sulit itu hanya ada dalam pikiran, kenyataanya tidak.

Jadi teman teman harus menghilangkan rasa sulit itu dan mulai sekarang teman teman harus bilang bahwa fisika itu mudah.

Baik langsung saja kita mulai. Apa itu besaran ? dan Apa itu satuan ?

Teman teman pasti sering mendengarkan besaran panjang, massa, waktu dan sering mendengarkan stuan meter, kilogram dan  detik. Itu adalah merupaka besaran dan satuan. Terus apa itu besaran dan satuan ?

Baik sekarang saya akan jelaskan.

Basaran dan Satuan

1. Besaran

Apa itu besaran ?
Besaran adalah sesuatu yang dapat kita ukur dan memiliki satuan. atau secara lengkapnya besaran yaitu sesuatu yang dapat di ukur dan dinyatakan dalam sebuah nilai dengan satuan-satuan yang telah ditetapkan. Selain itu besaran juga merupakan sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa suatu hal memiliki ukuran dan memiliki satuan yang akan diketahui ukurannya.

Besaran sangat penting dalam ilmu fisika. Dalam mempelajari ilmu fisika, ketika kita ingin mengamati suatu kejadian atau fenomena, misalkan saja fenomena benda jatuh maka kita harus tahu besaran apa saja yang mempengaruhi benda itu jatuh dan apa satuannya. Jadi sekali lagi besaran dan satuan itu penting dalam ilmu fisika. Kalau kita memilik besaran tanpa satuan maka nilai itu tidak berarti.

Berdasarkan satuan besaran dibagi menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

a. Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah didefinikan atau telah di tetapkan terlebih dahulu. Dalam ilmu fisika ada 7 besaran pokok, yaitu :

 b. Besaran Turunan

 Dari namanya terihat jelas bahwa besaran turunan adalah besaran yang satuannya diperoleh atau diturunkan dari besaran-besaran pokok. Misalkan saja kecepata yang satuannya adalah m/s, terdiri dari dua besaran pokok yaitu besaran panjang (m = meter) dan besaran waktu (s =sekon). Jadi besaran turunan adalah semua besaran yang satuannya diturunkan dari besaran-besaran pokok. Berikut adalah contoh beberapa besaran turunan.

2. Satuan

Satuan adalah sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing, tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya.

a. Satuan Baku

Satuan baku adalah satuan yang apabila digunakan oleh siapa pun akan menghasilkan hasil pengukuran yang sama. Contoh: mengukur meja yang panjangnya satu meter menggunakan meteran. Siapapun yang mengukur akan memperoleh hasil pengukuran panjang satu meter.

Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional tau disebut dengan satuan internasional (SI).

Satuan Internasional (SI)
Pengertian Satuan Internasional
Satuan internasional atau disingkat SI adalah satuan yang diakui penggunaannya secara internasional serta memiliki standar yang sudah baku. Satuan SI dibuat untuk menghindari kesalahpahaman yang timbul dalam bidang ilmiah karena adanya perbedaan satuan yang digunakan. Berdasarkan pengertian tersebut maka satuan internasional (SI) atau dalam bahasa inggris disebut International System of Unit merupakan jenis satuan baku.

Satuan Internasional atau SI merupakan hasil kesepakatan para ilmuwan di paris pada tahun 1875 dalam konferensi CGPM (Conference General des Poids er Measures), yang membahas tentang berat dan ukuran. Sistem Satuan internasional atau sistem metrik memiliki berberapa syarat atau ketentuan dalam membuat sebuah besaran, yaitu:
  1. Satuan harus bersifat internasional atau universal - Artinya satuan harus berlaku untuk semua orang yang ada di seluruh penjuru dunia.
  2. Satuan harus bernilai tetap - Artinya nilai satuan tidak akan berubah oleh pengaruh apapun.
  3. Satuan harus mudah ditiru - Tujuannya adalah mudah diperbanyak sehingga dapat dipergunakan oleh banyak orang.

Dalam perkembangan selanjutnya, Sistem Internasional (SI) dibagi menjadi 2 sistem yaitu sistem MKS atau sistem praktis/sistem Giorgie dan CGS atau sistem Gauss.
  1. Sistem MKS (meter, kilogram, sekon) yaitu cara menyatakan besaran dengan memakai satuan meter, kilogram dan sekon. Sebagai contoh: satuan gaya dalam sistem MKS adalah kgm/s2.
  2. Sistem CGS (centimeter, gram, sekon) yaitu cara menyatakan besaran dengan memakai satuan centimeter, gram dan sekon. Sebagai contoh: satuan massa jenis dalam sistem CGS adalah g/cm3.

Berikut adalah Contoh Satuan Internasional


b. Satuan tidak baku (tak baku)

Satuan tak baku adalah satuan apabila digunakan oleh orang yang berbeda dapat menghasilkan hasil pengukuran yang berbeda. Contoh: mengukur panjang meja menggunakan kilan (panjang/jarak antara ujung ibu jari dengan kelingking). Hasil pengukuran orang dewasa akan lain dibandingkan dengan hasil pengukuran anak kecil.

Berikut adalah Tabel Contoh Satuan Tidak Baku


Itulah artikel tentang besaran dan turunan, semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman. Like, komen dan share artikel ini agar saya tetap semangat dalam menulis artikel fisika, terimakasih. Wasalam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel