Ringkasan Materi Jangka Sorong, Cara Membaca, dan Contoh Soal

Contoh soal fisika kelas 10 soal fisika kelas 10 semester 2 soal fisika kelas 10 semester 2 dan pembahasannya latihan soal fisika kelas 10 contoh soal fisika kelas 9 soal fisika kelas 8 semester 2 Latihan soal Fisika kumpulan soal fisika kelas 10 latihan soal fisika kelas 10 semester 2 kumpulan soal fisika smp dan pembahasannya kumpulan soal fisika kelas 11 soal fisika kelas 7 semester 1 latihan soal fisika kelas 12 semester 1 download soal fisika kelas 11.

Ringkasan Materi Jangka Sorong, Cara Membaca, dan Contoh Soal - Pada kesempatan kali ini gammafisblog.com kembali membahas mengenai contoh soal jangka sorong. Karena pada kesempatan sebelumnya telah kami bahas secara lengkap tentang jangka sorong. Maka artikel ini hanya memberikan variasi contoh soal. Dengan banyak mengerjakan contoh soal maka diharapkan kita mampu memahami soal jangka sorong dengan lebih baik. Ada 2 bagian penting yang akan dibahas, yaitu bagaimana cara membaca jangka sorong dan kumpulan soal terkait jangak sorong. Untuk tidak memperpanjang kata mari langsung saja kita masuk pada pembahasan jangka sorong.

Contoh Soal Jangka Sorong

Cara Membaca Jangka Sorong

Untuk membaca nilai hasil pengukuran menggunakan jangka sorong, maka yang paling penting untuk diperhatikan adalah nilai sekala utama dan sekala nonius. Apa itu sekala utama dan sekala nonius ?

Sekala Utama merupakan sekala tetap pada jangka sorong yang letaknya bagian atas. Untuk menentukan nilai sekala utama adalah dengan memperhatikan angka sebelum angka nol pada sekala nonius. Nah, jika kita perhatikan gambar di bawah ini maka angka sebelum angka nol pada sekala nonius adalah angka 8 (Perhatikan anak panah merah pada gambar dibawah). Artinya nilai sekala utama adalah 8 cm.

Cara Membaca Jangka Sorong
Gambar 1

Sekala nonius merupakan sekala terkecil dalam jangka sorong yang juga menujukan tingkat ketelitian dari jangka sorong tersebut. Untuk menentukan nilai sekala nonius maka yang perlu kita perhatikan adalah garis yang berimpit. Garis yang berimpit maksudnya adalah garis pada sekala utama dan nonius berada dalam satu garis vertikal. Nah, jika kita perhatikan gambar diatas maka garis yang berimpit adalah garis ke 2 dari 0, maka nilai sekala nonius = 2 x 0.01 cm = 0.02 cm. Maka hasil pengukuran pada gambar 1 diatas adalah sekala utama + sekala nonius = 8 cm + 0.02 cm = 8.02 cm.

Contoh Soal Jangka Sorong dan Pembahasannya


Contoh 1 : Soal Jangka Sorong

Seorang siswa melakukan sebuah peraktikum penukuran. Siswa tersebut mengukur panjang sebuah batang besi kemudian mencatatnya pada buku laporan. Hasil pengukuran siswa tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Contoh Soal Jangka Sorong 1

Berapakah panjang besi yang terukur pada jangka sorong di atas ?

Solusi :

Sekala Utama - Ditinjukan oleh nilai sebelum angka 0 sekala nonius, Maka nilai sekala utama adalah 8.5 cm.

Sekala Nonius - Ditunjukan oleh nilai sekala yang berimpit antara sekala utama dan nonius. Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sekala yang berimpit adalah garis ke 7 dari 0. Maka nilai sekala nonius adalah 7 x 0.01 cm = 0.07 cm

Hasil Pengukuran = Sekala Utama + Sekala Nonius = 8.5 cm + 0.07 cm = 8.57 cm.

Contoh 2 : Soal Jangka Sorong

Seorang anak melakukan pengukuran panjang sebuah benda menggunakan jangka sorong. Dari hasil pengukuan tersebut ia peroleh seperti pada gambar dibawah ini. Berapakah nilai hasil pengukuran panjang benda tersebut ?
Contoh Soal Jangka Sorong

Solusi :

Sekala Utama = 5.3 cm
Sekala Nonius = 9 x 0.01 cm = 0.09 cm
Hasil Pengukuran = 5.3 cm + 0.09 cm = 5.39 cm.

Contoh 3 : Soal Jangka Sorong


Contoh Soal Jangka Sorong

Berapakah nilai panjang sebuah benda yang terbaca pada gambar hasil pengukuran sebuah jangka sorong di atas.

Sekala Utama = 9.7 cm

Dari mana tahu nilai sekala utama 9.7 cm ? Nah, jika kita perhatikan nilai sekala utama selanjutnya adalah 10 cm. Maka kita bisa melakukan hitung mundur dari angka 10 sampai garis sebelum angka 0 sekala nonis. Maka diperoleh nilai sekala utama adalah 9.7 cm.

Sekala Nonius = 5 x 0.01 cm = 0.05 cm
Hasil Pengukuran = 9.7 cm + 0.05 cm = 9.75 cm.


Itulah artikel tentang Ringkasan Materi Jangka Sorong, Cara Membaca, dan Contoh Soal. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk anda. Serta dapat membantu anda dalam memahami tentang cara membaca nilai hasil pengukuran dari sebuah jangka sorong. Jika artikel ini bermanfaat maka jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman-teman anda. Mari kita berbagi pengetahuan kepada banyak orang.

Contoh soal fisika kelas 10 soal fisika kelas 10 semester 2 soal fisika kelas 10 semester 2 dan pembahasannya latihan soal fisika kelas 10 contoh soal fisika kelas 9 soal fisika kelas 8 semester 2 Latihan soal Fisika kumpulan soal fisika kelas 10 latihan soal fisika kelas 10 semester 2 kumpulan soal fisika smp dan pembahasannya kumpulan soal fisika kelas 11 soal fisika kelas 7 semester 1 latihan soal fisika kelas 12 semester 1 download soal fisika kelas 11.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel