Cara Membuat Artemia Untuk Burayak Cupang dengan Mudah

Cara Membuat Artemia Untuk Burayak Cupang dengan Mudah. Artemia adalah salah satu makanan burayak cupang yang tinggi akan protein. Kita tahu bahwa protein sangat dibutuhkan oleh burayak ikan cupang untuk pertumbuhan. Pemberian makanan tinggi protein dapat mempercepat pertumbuhan burayak ikan cupang. Oleh karena itu, banyak para breeder mencari pakan hidup tinggi protein untuk burayak ikan cupang salah satunya adalah artemia.

Artemia adalah salah satu makanan cupang terbaik yang bisa anda gunakan ketika sulit mencari pakan hidup lain seperti kutu air, cacing sutra dan lainnya. Artemia ada yang dijual dalam bentuk telur dan ada juga yang menjual artemia tetas. Artemia tetas berarti anda langsung dapat memberikan makanan tersebut ke ikan cupang. Namun, untuk artemia yang masih dalam bentuk telur anda harus menetaskan-nya terlebih dahulu.

Pada kesempatan kali ini gammafisblog akan berbagi informasi kepada anda tentang bagaimana cara mudah menetaskan artemia untuk makanan burayak cupang. Untuk menetaskan artemia terbilang sangat mudah. Namun, tetap saja anda membutuhkan informasi ini agar tidak salah dalam prosedur penetasan dan berakhir tidak menetas. Nah, bagaimana prosedur dan apa saja yang dibutuhkan untuk menetaskan artemia, silahkan simak pembahasan lebih lanjut.


Cara Membuat Artemia Untuk Burayak Cupang dengan Mudah

Untuk menetaskan telur Artemia, maka kita harus membuat kondisi penetasan sama seperti kondisi di alam. Dimana habitat hidup artemia adalah di pesisir pantai. Sehingga saat menetaskan artemia, dibutuhkan air asin yang mengandung garam (air laut atau air yang dicampur dengan garam ikan atau garam dapur).

Cara Membuat Artemia Untuk Burayak Cupang dengan Mudah

Selain itu, kita juga harus membuat kondisi air yang bergelombang selayaknya artemia di pesisir pantau yang di hempas ombak. Maka dari itu dibutuhkan alat yang dapat menciptakan gelombang pada permukaan air seperti penggunaan aerator. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini.


Cara Membuat Artemia Untuk Makanan Burayak Menggunakan Botol Aqua

Cara pertama dalam membuat tempat penetasan telur burayak adalah menggunakan botol aqua besar. Cara ini adalah cara yang sangat mudah untuk anda lakukan, karena botol tersebut mudah sekali untuk di dapat. Untuk langkah-langkah lengkapnya silahkan ikuti langkah dibawah ini.


Alat-alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai prosedur pembuatan alat penetasan artemia maka anda harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

  • Mesin Aerator (Anda bisa mendapatkannya di shopee atau toko ikan hias dan akuarium di kota anda)
  • Selang Aerator
  • Botol Aqua Besar
  • Gunting
  • Lem Korea G atau Lem Tembak (Silahkan pilih salah satu lem yang ingin digunakan). Sebelumnya saya menggunakan Lem Korea.
  • Garam Ikan atau Garam Dapur
  • Air Secukupnya.

Itulah semua alat dan bahan yang saya gunakan untuk membuat alat penetasan artemia untuk makanan burayak cupang. Silahkan anda siapkan semua bahan-bahan tersebut. Untuk lem, saya menggunakan lem Korea. Namun, anda juga dapat menggunakan lem tembak. Yang terpenting adalah pastikan bahwa air tidak akan keluar melalui celah selang aerator.


Prosedur Pembuatan Alat Tetas dan Penetasan Telur Artemia

Setelah anda siapkan semua alat dan bahan yang sudah saya sebutkan diatas, maka langkah selanjutnya adalah merangkai semua alat tersebut hingga menjadi alat penetasan artemia. Bagaimana caranya ikuti step by step berikut ini.

  1. Langkah pertama silahkan anda lubangi tutup botol aqua menggunakan gunting, kira-kira sebesar selang aerator. Jangan terlalu besar, bila perlu pas-pas atau sempit agar lebih mudah untuk di lem.
  2. Masukkan selang aerator pada lubang tutup botol tersebut.
  3. Peringatan Bahaya: Gunakan Lem Korea G dengan hati-hati, jangan sampai terkena mata, kulit atau pun anggota tubuh lainnya. Karena lem ini sangat cepat kering dan perih saat terkena kulit.
  4. Beri lem Korea G pada celah-celah lubang tutup botol dan selang aerator dan pastikan bahwa air tidak akan bisa lewat dari celah tersebut.
  5. Beri lem sedikit demi sedikit, biarkan kering dan beri kembali sampai anda sudah yakin bahwa air tidak akan bisa keluar dari celah tersebut.
  6. Potong bagian bawah botol Aqua dan beri lubang pada kedua sisi agar anda bisa menaruh tali untuk menggantung alat tetas tersebut nantinya. Masukkan tali pada kedua lubang tersebut agar bisa digantung.
  7. Sambungkan selang aerator ke mesin aerator dan tutup botol tersebut menggunakan tutup botol yang telah dimodif atau di lem sebelumnya.
  8. Gantung botol tersebut dalam keadaan terbalik, menggunakan tali seperti yang telah dijelaskan pada langkah 6.
  9. Gantung mesin aerator berada lebih tinggi dari botol aqua agar air tidak masuk ke mesin aerator nantinya. Ini untuk mencegah konslet saat mati lampu dan hidup kembali. Jika aerator dibawah dari botol aqua maka saat mati lampu air akan mengalir ke mesin aerator.
  10. Masukkan air secukupnya dan jangan terlalu banyak. Karena jika aerator dihubungkan ke listrik maka akan tercipta gelombang yang dapat membuat air tumpah jika kelebihan.
  11. Tambahkan garam dua sendok makan. Hal ini biasa saya lakukan, karena memang telur artemia akan bisa menetas pada air yang mengandung garam.
  12. Hubungkan colokan aerator ke listrik.
  13. Masukkan telur artemia tetas dan tunggu hingga 24 jam serta biarkan mesin aerator tetap hidup selama 24 jam penuh. Karena telur artemia akan menetas setelah 24 jam.
  14. Ambil artemia yang telah menetas secukupnya dan bilas dengan air bersih sebelum diberikan ke burayak.


Menetaskan Artemia Makanan Burayak Menggunakan Ember

Cara kedua dalam menetaskan artemia yaitu menggunakan ember. Cara ini biasa dilakukan ketika ingin menetaskan artemia dalam jumlah yang banyak. Bagaimana caranya, silahkan ikuti saja prosedur berikut ini.

  1. Langkah pertama silahkan siapkan ember, aerator + selang, garam ikan atau dapur dan air.
  2. Hubungkan selang aerator dan selang-nya.
  3. Masukkan air ke ember dan tambahkan air dan garam.
  4. Masukkan ujung lain selang aerator yang tidak terhubung dengan aerator ke dalam ember. Beri pemberat pada selang agar selang aerator tidak mengapung.
  5. Hubungkan colokan aerator ke listrik.
  6. Masukkan artemia secukupnya disesuaikan dengan wadah yang anda gunakan dan yang anda inginkan.
  7. Tunggu hingga 24 jam dan biarkan mesin aerator tetap hidup selama 24 jam penuh.
  8. Ambil artemia yang telah menetas secukupnya dan bilas dengan air bersih sebelum diberikan ke burayak.

Itulah artikel tentang Cara Membuat Artemia Untuk Burayak Cupang dengan Mudah. Semoga apa yang saya bahas pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat untuk anda. Jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman-teman anda, agar mereka juga mengetahui bagaimana cara buat makanan burayak dengan mudah. Untuk mendapatkan artikel update terbaru dari kami seputar ikan cupang maka anda bisa follow blog ini. Mungkin itu saja pembahasan kali ini, akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih dan sampai jumpa kembali di artikel selanjutnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Jangan lupa cek Email Anda untuk Verifikasi Berlangganan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel