Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula dan Proses Merawat Burayak

Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula dan Proses Merawat Burayak. Ikan Cupang adalah salah satu ikan hias untuk aquarium yang saat ini banyak diminati oleh para pecinta ikan hias. Bagi sebagian orang memelihara ikan cupang memiliki kesenangan tersendiri. Mulai dari senang melihat warnanya yang indah, ekor-ekor yang terbuka lebar saat lagi ngedok, hingga senang saat memberi maka ikan cupang.

Ikan cupang memiliki nilai jual yang sangat bagus, mulai dari 20 ribu per ekor hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Tentu harga ikan cupang di sesuaikan dengan kualitas dari ikan tersebut dan juga apakah ikan tersebut juara dalam kompetisi atau tidak. Semakin bagus kualitas, warna dan juga juara dalam kontes cupang, maka ikan tersebut akan semakin mahal.

Karena nilai jual ikan cupang yang tinggi, maka tidak heran bahnya orang yang ingin budidaya ikan cupang sendiri atau dikenal dengan istilah breeding atau mengawinkan ikan cupang. Cara mengawinkan ikan cupang bisa dibilang mudah dan juga susah. Bagi anda yang masih pemula dalam dunia cupang dan masih belum banyak pengalaman, biasanya akan mengatakan susah. Namun jika sudah biasa dan telah banyak kali melakukan breeding maka breeding ikan cupang sangat mudah dan simpel.


Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula dan Proses Merawat Burayak

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman pribadi tentang cara mengawinkan ikan cupang. Ya, saat November 2021 tahun lalu saya mencoba untuk mengawinkan ikan cupang di rumah. Saat saya mencoba breeding ikan cupang pertama kali bisa dibilang berhasil, karena anakan atau burayak ikan cupang yang dihasilkan sangat banyak.

Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula dan Proses Merawat Burayak

Menurut saya pribadi, mengawinkan ikan cupang hingga menghasilkan burayak yang banyak sangat mudah. Namun, yang sulit dan perlu di perhatikan bagi anda yang ingin budidaya ikan cupang sendiri di rumah adalah proses merawat burayak ikan cupang tersebut. Karena tidak gampang dalam proses merawat ikan cupang. Berikut ini saya akan berbagi pengalaman yang saya lakukan dalam mengawinkan ikan cupang dan proses merawat burayak.

Cara mengawinkan ikan cupang terbilang sangat mudah. Yang perlu anda persiapkan adalah satu pasang ikan cupang, jantan dan betina. Saya anggap anda sudah dapat membedakan ikan cupang jantan dan betina. Jika belum, maka ikan cupang jantan biasanya memiliki ekor-ekor yang lebih panjang dan lebar serta memiliki bentuk tubuh yang lebih besar dibandingkan betina. Ciri ikan cupang betina yang paling jelas adalah adanya warna putih di bagian perut yang menandakan adanya telur, serta memiliki tonjolan berwana putih pada bagian bawah perut ikan.

Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula
Gambar: Proses Penjodohan Ikan Cupang

  1. Siapkan sepasang ikan yang sudah cukup umur dan full telur bagi ikan cupang betina. Paling tidak ikan cupang berumur 3.5 bulan atau lebih bagus umur 5 bulan yang ukuran badannya sudah masuk size M (kuran kurang lebih 4 cm). Cara mengukurnya menggunakan penggaris, kemudian ukur dari ujung ekor hingga ujung mulut.
  2. Siapkan wadah breeding (wadah tempat pemijahan ikan cupang). Gunakan wadah yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Kira-kira seukuran ember cat yang 5 Kg. Atau anda bisa mencari wadah yang berukuran setidaknya memiliki panjang 20 cm dan tinggi 20 cm.
  3. Siapkan garam ikan atau jika tidak ada anda bisa menggunakan garam dapur.
  4. Siapkan daun 1 lembar daun ketapang atau air daun ketapang kering olahan. Anda bisa mencari daun ketapang yang sudah benar-benar kering, yang kalau di remas akan terasa seperti bunyi gurih.
  5. Siapakan 1 botol aqua besar, ini berfungsi sebagai media penjodohan tempat menaruh ikan cupang betina. Karena proses perkawinan ikan cupang akan selalu berkelahi. Dengan media penjodohan maka ikan cupang betina dan jantan akan lebih saling mengenal dan tidak terlalu agresif saat kawin. Tidak jarang proses perkawinan ikan cupang tanpa media penjodohan akan mengakibatkan ikan cupang bitana atau jantan mati atau bahkan kedua duanya.
  6. Siapkan plastik, seperti plastik es batu yang berukuran besar yang memiliki permukaan yang rata. Atau anda bisa menggunakan plastik daru bubble wrap. Plastik ini berguna bagi para breeder pemula untuk dapat memantau apakah ikan cupang telah bertelur atau belum.
  7. Jika menggunakan plastik es batu, maka gunting plastik es batu tersebut hingga membentuk kotak misalnya dengan ukuran 10 x 10 cm, untuk ukuran silahkan disesuaikan. Namun, jangan juga terlalu kecil.
  8. Jika menggunakan plastik bubble wrap, maka gunting plastik hingga membentuk kotak misalnya dengan ukuran 10 x 10 cm, untuk ukuran silahkan disesuaikan. Beri lubang pada bagian tengah seukuran 2 cm.
  9. Siapkan air yang telah di endapkan minimal 1 hari (24 jam). Terlebih lagi jika anda menggunakan air PDAM. Hal ini bertujuan agar kandungan kaporit dalam air bisa menguap.
  10. Tuang air yang telah diendapkan ke dalam wadah breeding yang telah disiapkan pada langkah 2, dengan ketinggian air 11 hingga 13 cm. Silahkan ukur menggunakan penggaris.
  11. Masukan garam ikan sedikit saja, setidaknya 4 butir garam ikan atau garam kasar.
  12. Masukkan 1 lembar daun ketapang yang telah benar benar kering dan sudah dicuci. Jika daun ketapang terlalu besar silahkan anda potong menjadi lebih kecil.
  13. Masukkan ikan jantan pada wadah breed.
  14. Potong bagian atas botol aqua, kemudian masukkan air ke dalam botol tersebut yang telah di siapan pada langkah 5 dengan tinggi air yang sama dengan wdah breed, yaitu 11 - 13 cm.
  15. Masukkan ikan cupang betina ke dalam botol aqua tersebut. Kemudian masukkan botol yang berisi ikan cupang betina ke dalam wadah breed. Patikan botol tersebut berdiri tegak dan tidak mengambang.
  16. Masukkan plastik tempat telur ikan yang telah di siapkan pada langkah 6 sebelumnya ke dalam wadah breed tempat ikan cupang jantan membuat gelembung nantinya.
  17. Letakan wadah breed tersebut di tempay yang agar sepi atau tidak banyak aktivitas manusia yang dapat menggagalkan proses perkawinan ikan cupang. Anda bisa menutup bagian atas wadah breed menggunakan kardus atau lainnya agar tidak menganggu proses penjodohan dan perkawinan nantinya.
  18. Biarkan proses penjodohan ikan cupang selama 1 hari (24 jam).
  19. Setelah satu hari, keluarkan ikan cupang betina dalam botol aqua dan masukan ke dalam wadah breed bersama ikan cupang jantan. Letakan kembali wadah breed ke tempat semua.
  20. Proses perkawinan ikan cupang adalah 1 hingga 3 hari. Paling cepat ikan cupang akan langsung bertelur setelah 1 hari. Misalkan anda mengawinkan ikan cupang pada malam hari jam 7 maka cek kembali pada jam 7 esok harinya. Jika belum maka anda biarkan proses perkawinan tersebut hingga maksimal 3 hari.
  21. Berdasarkan pengalaman, ikan cupang kawin biasanya pada jam 8-11 pagi. Maka usahkan untuk tidak menggangu proses perkawinan ikan cupang pada jam-jam tersebut.
  22. Apakah ikan cupamg diberi maka saat proses perkawinan? saya biasanya memberikan 5 butir pelet ikan cupang kedalam wadah. Jangan terlalu banyak karena makan tersebut dapat merusak kualitas air. Pemberian makan ini hanya sekali saja hingga ikan cupang mengeluarkan telur. Karena ikan cuapng sendiri dapat bertahan tanpa maka hingga 3 hari.
  23. Untuk mengetahui apakah ikan cupang telah bertelur atau tidak anda bisa melihat dari bagian atas plastik yang anda masukkan biasanya gelembung ikan cupang yang sudah ada telur dan tidak sangat berbeda. Gelembung ikan cupang yang ada telurnya lebih putih dan kelihatan butiran-putiran putih seperti pasir halus kecil di permukaan bahwa plastik.
  24. Jika anda sudah melihat telur pada gelembung-gelembung yang dibuat oleh cupang jantan, maka silahkan anda angkat ikan cupang betina dengan hati-hati. Agar ikan cupang jantan tidak stres atau merusak gelembung tempat telur.
  25. Biarkan ikan cupang tetap berada pada wadah breeding. Karena ikan cupang jantan yang bertugas untuk membuat terlur tersebut menetas hingga merawat burayak setelah menetas. Dimana cupang jantan akan menjaga burayak ikan cupang saat tenggelam dan mengangkatnya kembali ke permukaan.
  26. Ikan cupang akan langsung menetas setelah 1 hari (atau 24 jam).
  27. Setelah menetas, biasanya saya memberikan 3 butir pelat untuk ikan cupang jantan. Kadang dimakan dan juga kadang tidak.
  28. Kapan anakan ikan cupang (burayak cupang) diberi maka? Saya biasanya memberikan makan setelah burayak berukur 4 hari. Kadang menggunakan infusoria jika tidak ada kutir (kutu air). Namun, jika ada kutir maka saya akan memberikan sedikit kutir, krang dari setengah sendok saat ikan cupang berumur 3 hari. Karena kutir membutuhkan waktu untuk menghasilkan anakan kutu air yang dapat dimakan oleh burayak cupang.
  29. Saat ikan cupang berumur 3 hari, anda siapkan wadah pembesaran yang telah diisi dengan air setinggi 10 cm, kemudian diendapkan selama 1 hari. Wadah pembesaran burayak bisa menggunakan baskom besar atau kolam terpal ukuran 1 x 1 m atau wadah pembesaran lain seperti box es dan lainnya. Yang penting ukurannya besar. Masukan daun ketapang secukupnya dan kutu air 1 setengah sendok makan di umur burayak 4 hari. Hal ini bertujuan agar kutu air bertelur dan memecah menjadi kutu air yang berukuran kecil yang pas dengan mulut burayak.
  30. Pindahkan burayak ikan cupang beserta indukan jantan ikan cupang ke wadah pembesaran setelah umur 5 hari. Ikan cupang jantan akan bertugas menjaga burayak umur 3 minggu hingga 1 bulan. Setelah umur tersebut anda bisa mengangkat indukan ikan cupang jantan.
  31. Pemberian kutir saya lakukan setiap hari, mamun jika silihat masih banyak maka saya hentikan terlebih dahulu.
  32. Proses pemberian maka burayak ikan cupang menggunakan kutir biasa saya lakukan hingga ikan cupang berumur 1 bulan. Setelah itu saya memberikan casut yang di cincang halus agar pas dengan mulut burayak dan jentik halus yang diberikan secara bergantian. Dimana casut berfungsi untuk mengejar size cupang agar cepat besar, sedangkan jentik agar ikan cupang cepat bermutasi.

Catatan:

  • Jika air dalam wadah pembesaran burayak telah berbau busuk, maka anda harus segera menguras air setersebut menggunakan selang kecil (Selang yang biasa digunakan pada aerator ikan cupang). Lakuan pengurasan air secara hati-hati karena burakan ikan cupang dibahwa 3 minggu sangat rentan untuk mati.
  • Jangan menguras semua air tersebut, sisakan air tersebut setengahnya saat pengurasan kurang lebih dengan ketinggian 5 cm.
  • Ganti dengan air yang baru yang telah diendapkan sebelumnya besarta daun ketapang dan setengah sendok garam ikan atau garam dapur.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Jual Ikan Cupang Blue Rim Murah

Itulah artikel tentang Cara Breeding Ikan Cupang 100% Berhasil Untuk Pemula dan Proses Merawat Burayak. Semoga apa yang saya bagikan pada kesempatan kali ini dapat menjadi referensi anda dalam mengawinkan ikan cupang. Jangan lupa untuk share dan follow blog ini, agar artikel ini dapat bermanfaat bagi banyak orang. Mungkin itu aja pembahasan kali ini, akhir kata saya ucapkan terima kasih dan sampai jumpa kembali di artikel selanjutnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Jangan lupa cek Email Anda untuk Verifikasi Berlangganan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel